300.000 Lebih Pengungsi Kembali ke Gaza Utara meski Rumah Hancur

Anton Suhartono
Sebanyak 300.000 lebih warga Gaza kembali ke rumah mereka di wilayah utara setelah pasukan Israel membuka akses Koridor Netzarim (Foto: AP)

"Dengan kembali, kita menang," kata Rania Miqdad, warga Kota Gaza yang mengungsi bersama keluarganya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Ismail Abu Mattar. Dia sangat senang bisa pulang ke rumah bersama istri dan keempat anaknya, meski rumahnya telah roboh. 

"Tenda di sini lebih baik daripada tenda di sana," ujarnya, merujuk pada kamp pengungsian yang didirikan Israel di Gaza Selatan.

"Kami kira tidak akan kembali, seperti nenek moyang kami," kata Abu Mattar, merujuk pada peristiwa Nakba tahun 1948, di mana kakek dan neneknya terusir dari wilayah yanh kini dicaplok Israel.

Pengungsi lain, Ibrahim Hammad, istri, serta lima anaknya, berjalan kaki selama 5 jam ke tempat tinggal mereka di Kota Gaza. Mereka pulang hanya mendapati rumah telah hancur akibat serangan udara Israel pada Desember 2023.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

8 jam lalu

PM Spanyol Perlro Sanchez Terharu Digambar oleh Gadis Gaza di Reruntuhan Bangunan

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza

4 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal