300.000 Lebih Pengungsi Kembali ke Gaza Utara meski Rumah Hancur

Anton Suhartono
Sebanyak 300.000 lebih warga Gaza kembali ke rumah mereka di wilayah utara setelah pasukan Israel membuka akses Koridor Netzarim (Foto: AP)

“Kami harus pulang, bahkan ke reruntuhan. Kami tidak punya rumah, tapi keluarga ada di sini dan kami akan saling membantu," ujarnya.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas berlaku pada 19 Januari lalu, militer Zionis baru membuka akses koridor itu 10 hari kemudian. 

Sebelumnya Hamas merilis nama-nama sandera Israel yang akan dibebaskan dalam pertukaran tahanan gelolombang ketiga pekan ini. Di antara nama tersebut ada seorang warga Israel yang diyakini sebagai sandera sipil perempuan terakhir yang masih ditahan. Segera setelah pengumuman itu, Israel membuka akses Koridor Netzarim diserta dengan menarik sebagian pasukannya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar Majed bin Mohammed Al Ansari mengatakan sebelumnya, otoritas Israel akan mengizinkan warga Palestina yang mengungsi kembali ke utara dengan imbalan pembebasan tiga sandera.

Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata tahap pertama pada 15 Januari yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS), namun berlaku efektif 4 hari kemudian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

8 jam lalu

PM Spanyol Perlro Sanchez Terharu Digambar oleh Gadis Gaza di Reruntuhan Bangunan

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza

4 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal