40 Negara Larang Masuk Pengunjung dari Inggris akibat Wabah Covid Varian Baru

Ahmad Islamy Jamil
Papan pengumunan terminal kereta api cepat Eurostar di Stasiun Pancras International menunjukkan jadwal perjalanan yang dibatalkan, Senin (21/12/2020), menyusul larangan masuk pengunjung dari Inggris. (Foto: Reuters)

ABU DHABI, iNews.id – Sedikitnya 40 negara telah melarang masuk pengunjung yang datang dari Inggris. Larangan itu diberlakukan pemerintah setempat karena kekhawatiran mereka akan penyebaran virus corona (Covid) varian baru di Inggris.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengungkapkan, indikasi awal menunjukkan bahwa varian Covid-19 tersebut 70 persen lebih menular daripada varian lainnya.

Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, ada tanda-tanda awal bahwa varian tersebut mungkin dapat menyebar lebih mudah di antara orang-orang. “Menurut informasi awal, varian tersebut juga dapat memengaruhi kinerja beberapa tes diagnostik (penyakit),” ungkap badan PBB itu, dikutip Alarabiyah, Senin (21/12/2020).

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO) mengumumkan, ada lebih dari 40 negara telah melarang kedatangan pengunjung dari Inggris berhubung dengan temuan varian Covid yang lebih menular tersebut. Di antaranya adalah Austria, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kolombia, Kroasia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, dan Hongaria.

Berikutnya, ada India, Irlandia, Israel, Italia, Yordania, Latvia, Lituania, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Polandia , Portugal, Romania, Rusia, Slovakia, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Tunisia, dan Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

9 hari lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

10 hari lalu

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

10 hari lalu

Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal