42.000 Orang di Singapura Terinfeksi Corona tapi Kasus Kematian Hanya 26, Ini Rahasianya

Anton Suhartono
Singapura berhasil menekan jumlah korban meninggal akibat virus corona karena latar belakang pasien serta penaganan medis yang terampil (Foto: AFP)

Begitu ada pasien yang kondisinya memburuk dan membutuhkan bantuan oksigen, dia akan dimasukkan ke daftar pemantauan yang dikawal tim medis khusus, meskipun perawatannya tetap di bangsal reguler.

"Begitu ada kemunduran kondisi lebih lanjut, tim akan meninjau dan memindahkan pasien ke ICU jika perlu," kata Fisher, dikutip dari The Straits Times.

Ling Li Min, konsultan senior di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID), menilai perawatan sejak dini berkontribusi menekan jumlah pasien parah, sehingga mereka yang dirawat di ICU relatif rendah dibandingkan dengan jumlah kasus.

Hal senada disampaikan ahli penyakit menular sekaligus pakar epidemiologi Universitas Nasional Singapura, Hsu Liyang.

Menurut dia beberapa pasien mungkin tidak membutuhkan intubasi untuk pernapasan, namun tetap dilakukan sebagai pencegahan. Seorang pasien menggunakan alat intubasi jika sangat sulit bernapas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

Pria di Singapura Berusaha Bakar Masjid

14 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

18 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

18 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal