5 Fakta Bom di Kabul Tewaskan Puluhan Orang, Amerika Bersumpah Balas Dendam

Anton Suhartono
Ledakan bom bunuh diri di Kabul menewaskan 60 warga sipil dan 13 tentara AS (Foto: Reuters)

Seorang saksi yang meminta identitasnya disembunyikan mengatakan kepada Reuters, ledakan sangat keras membuat gendang telinga pecah, mengganggu pendengarannya. Setelah itu dia melihat pemandangan mengerikan.

"Saya melihat mayat dan potongan tubuh terbang di udara seperti angin puting beliung yang meniup kantong plastik. Saya melihat mayat, potongan tubuh, orang tua, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang terluka. Air yang mengalir di drainase berubah menjadi darah," kata dia.

Saksi lain, Zubair (24), melihat para korban yakni laki-laki, perempuan, dan anak-anak berteriak setelah ledakan terjadi. Setelah itu terdengar rentetan suara tembakan.

Banyak orang terluka dimasukkan ke mobil pribadi untuk dibawa ke rumah sakit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

7 jam lalu

Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang

7 jam lalu

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

9 jam lalu

Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal