5 Fakta Pemakzulan Donald Trump, Terancam Tak Bisa Ikut Pilpres AS 2024

Djairan
Donald Trump (Foto: AFP)

Namun, upaya melengserkan Trump dari kursi presiden gagal. Dalam keputusan terkait pemakzulan di Senat AS, Trump menang.

2. Dituduh menghasut pemberontakan

Pemakzulan Trump didasari kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu. Dalam peristiwa yang menewaskan lima orang itu, Trump dianggap ikut bertanggung jawab. Sebelum kerusuhan, dia meminta para pendukungnya berunjuk rasa di Gedung Capitol untuk menentang pengesahan hasil Pilpres AS 2020.

Dalam pasal pemakzulan, DPR AS berfokus pada pidato yang disampaikan Trump yang dituding menghasut para pendukung sehingga terjadi penyerangan ke dalam Gedung Capitol.

Usai kerusuhan, Trump sempat memuji aksi para pendukung yang disebutnya sebagai patriot, meskipun pada kesempatan berikutnya mengecam. Pernyataan Trump tersebut dikecam oleh berbagai pihak, termasuk perusahaan platform media sosial. Alhasil, Facebbok, Twitter, dan YouTube memblokir akun Trump selamanya maupun sementara.

3. Anggota DPR Partai Republik dukung pemakzulan

Hasil pemungutan suara sidang pemakzulan Trump di DPR menunjukkan 232 legislator mendukung dan 197 menolak. Dari total perolehan suara yang mendukung, 10 di antaranya berasal dari anggota Partai Republik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

5 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

6 jam lalu

Terungkap! Intelijen AS Sudah Peringatkan Trump Sebelum Serang Iran, Bunuh Khamenei Berbahaya

14 jam lalu

Daftar 13 Kejahatan yang Disasar RUU Perampasan Aset, Apa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal