5 Jenis Senjata Kimia Paling Mematikan dan Penggunaannya dalam Perang

Tika Vidya Utami
Beberapa jenis senjata kimia digunakan dalam perang, termasuk di Suriah yang diduga digunakan rezim Bashar Al Assad (Foto: Reuters)

Seseorang yang terkena racun ini akan kehilangan kontrol fungsi tubuh. Apabila tak diobati, penderita akan mengalami koma hingga kematian. Awalnya, sarin dikembangkan sebagai pestisida di Jerman pada 1938, kemudian diklasifikasikan sebagai racun saraf. 

5. Klorin

Gas klorin mudah diproduksi. Biasanya klorin disebar di tanah hingga dalam tangki. Klorin tak hanya ditemukan dalam bentuk gas, namun zat cair dan padat. Hal ini karena klorin bisa bereaksi dengan unsur lain. 

Apabila terhirup, klorin dapat meyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, paru-paru hingga menyebabkan kematian. Sementara apabila terpapar kulit akan menyebabkan iritasi, radang, ruam, rasa terbakar, serta pada beberapa kasus menyebabkan kebutaan. 
Pada 2007, klorin dipakai dalam perang Irak yang menewaskan puluhan orang. Racun kimia mematikan ini pernah juga digunakan tentara Jerman dalam pertempuran Ypres II di Belgia. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 hari lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

27 hari lalu

Bahlil Ungkap Rencana Sulap Batu Bara Kalori Rendah jadi Gas dan BBM

30 hari lalu

Prabowo Wanti-Wanti Perang lewat Medsos: Kerahkan Buzzer, Pengaruhi Rakyat dengan Fitnah

1 bulan lalu

LPG 3 Kg Meledak di Warteg Tambora Jakbar, 1 Orang Luka Bakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal