5 Orang di Iran Meninggal akibat Virus Korona, Sejumlah Kampus dan Sekolah Ditutup

Nathania Riris Michico
Perempuan Iran mengenakan masker saat virus korona mulai menyebar. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

Wabah COVID-19 di Iran pertama kali muncul pada Rabu lalu, ketika pihak berwenang menyebut virus itu merenggut nyawa dua orangtua di Qom, sebuah kota Syiah di selatan Teheran.

Itu merupakan kematian pertama yang dikonfirmasi dari virus korona di Timur Tengah.

"Kami memiliki 10 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi," kata juru bicara kementerian kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, kepada televisi pemerintah.

"Salah satu kasus baru sayangnya meninggal," ujar dia.

Delapan dari yang terpapar virus dirawat di Qom dan dua di Teheran, tanpa menyebutkan di mana kematian itu terjadi.

Saat ini ada 28 jumlah total yang dikonfirmasi terinfeksi di Iran.

Berdasarkan angka resmi, hampir 18 persen dari mereka yang terinfeksi virus korona baru di Iran meninggal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Negara-Negara Arab Kecam Keras Serangan Iran ke Wilayahnya: Hormati Hukum Internasional

Nasional
6 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, DPR Minta Skenario Terburuk Haji dan Umrah Disiapkan

Internasional
11 jam lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Internasional
15 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal