5 Perseturuan Erdogan dan Macron, dari Genosida Armenia hingga Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Presiden Emmanuel Macron dan Recep Tayyip Erdogan sudah berseteru sejak lama (Foto: AFP)

2. Konflik internasional

Pada Oktober 2019, Turki memicu kemarahan Prancis dengan mengambil sebidang tanah di wilayah Suriah dari pasukan Kurdi yang didukung Barat.

Di Libya, Turki bertempur di pihak pemerintahan yang diakui PBB, yakni di Pemerintah Kesepakatan Nasional Fayez Al Sarraj dalam melawan pasukan Khalifa Haftar, yang telah lama didukung Prancis.

Meski demikian Prancis bersikeras bersikap netral dalam konflik itu dan menyerukan diakhirinya campur tangan asing.

Pertikaian berlanjut di Mediterania, di mana Turki terlibat dalam eksplorasi dan pengeboran di perairan yang diklaim oleh Siprus dan Yunani.

Macron mengatakan Eropa perlu bertindak jelas dan tegas terhadap pemerintahan Erdogan mengenai masalah Mediterania.

Baru-baru ini, kedua pemimpin saling serang soal perang Azrbaijan dan Armenia di Nagorno-Karabakh, di mana Turki mendukung Azerbaijan melawan Armenia.

Macron menuduh Turki mengirim pejuang di Suriah untuk membantu Azerbaijan, klaim yang ditolak mentah-mentah oleh Erdogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Internasional
21 jam lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
3 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Internasional
3 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal