5 Perseturuan Erdogan dan Macron, dari Genosida Armenia hingga Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Presiden Emmanuel Macron dan Recep Tayyip Erdogan sudah berseteru sejak lama (Foto: AFP)

Turki bersikeras telah menyampaikan belasungkawa melalui duta besar di Prancis dan pada Senin mengulangi pernyataan itu.

Namun perseturuan tak mereda lantaran Macron menegaskan negaranya tak akan menyerah terhadap kartun Nabi Muhammad, sebuah sinyal pemerintah memberikan lampu hijau kepada siapa pun untuk menerbitkan kembali kartun tersebut.

5. Serangan pribadi

Erdogan menyarankan Macron untuk memeriksakan kejiwaan karena memperlakukan jutaan anggota kelompok agama yang berbeda tidak sewajarnya.

Pernyataan ini disampaikan masih terkait dengan kartun Nabi Muhammad dan pembunuhan guru Samuel Paty.

Erdogan juga mengatakan umat Islam di Eropa diperlakukan seperti Yahudi sebelum Perang Dunia II.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh

57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Ganas! 3.500 Orang Meninggal di Belanda Selama Puncak Gelombang Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal