5 Sekte Nyeleneh di Dunia, Bunuh Diri Massal 900 Orang hingga Seks Bebas Sesama Anggota

Anton Suhartono
Sekte People Tample melakukan bunuh diri massal di Guyana (Foto: AP)

3. Sullivanian

Saul B Newton mendirikan The Sullivan Institute pada 1957 bersama istrinya, Jane Pearce. Tujuannya untuk mencari alternatif bagi masyarakat untuk mencari solusi dari semua permasalahan sosial. 

Dia menyewa tiga gedung di Upper West Side Manhattan tempat Sullivan Institute beroperasi sebagai pusat terapi. Meski demikian Newton, tidak memiliki pelatihan formal sebagai terapis.

Pada bagian ini anggota sekte bebas berhubungan seks dengan sesama anggota secara rutin. Meski demikian mereka dilarang untuk membina hubungan secara khusus.

Pada 1970-an, grup yang sudah memiliki sekitar 500 anggota tersebut bergabung dengan kelompok progresif, Tembok Keempat. Empat tahun kemudian mereka pindah ke Orlando terkait krisis nuklir di Three Mile Island. 

Namun sekte ini tak langgeng. Setelah jumlah anggotanya menyusut pada 1980-an. Sullivan Institute bubar menyusul kematian Newton pada 1991.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

8 Tentara AS Kru Gugus Tempur USS Abraham Lincoln Berusaha Bunuh Diri Selama Perang Iran

24 hari lalu

Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

24 hari lalu

Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban

25 hari lalu

Kronologi Mayat Pria Ditemukan di GBK, Bermula dari Sinyal SOS

29 hari lalu

Polisi Tangkap Pria di Kalideres, Sita 1,19 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal