500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

Anton Suhartono
Sebanyak 500 orang lebih pengungsi Rohingya dikhawatirkan tewas dalam kecelakaan kapal di Myanmar (Foto: AP)

Sementara itu, kapal kedua, dilaporkan membawa sekitar 280 orang, diyakini tenggelam di lepas pantai Ayeyarwady, pada 8 Juli.

“Meski insiden dan jumlah korban belum dikonfirmasi secara resmi, UNHCR dan IOM sangat prihatin dengan potensi kehilangan nyawa dalam jumlah sangat besar,” bunyi pernyataan, Kamis (16/7/2026), seperti dilaporkan AFP.

Badan-badan PBB tersebut menyoroti, pelayaran tersebut terjadi di luar musim reguler, saat cuaca laut biasanya sangat berbahaya.

“Hujan deras dan banjir di seluruh wilayah tersebut baru-baru ini semakin meningkatkan risiko terkait dengan pergerakan laut semacam itu,” demikian isi pernyataan.

"Jika terverifikasi, tragedi ini akan menambah jumlah hampir 300 orang yang dilaporkan hilang atau telah kehilangan nyawa di Laut Andaman dan Teluk Bengal sepanjang tahun ini, termasuk pengungsi Rohingya dan warga Bangladesh," kata pernyataan tersebut.

Menurut data UNHCR, hampir 900 pengungsi Rohingya hilang atau tewas di laut Samudera Hindia bagian utara pada 2025 saja. Pada periode itu, lebih dari 6.500 pengungsi berusaha menyeberangi laut berbahaya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

18 jam lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

20 jam lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

22 jam lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal