BANGKOK, iNews.id - Sebanyak 65 Muslim Rohingya ditemukan di sebuah kapal yang karam di lepas pantai Thailand. Saat ini para pejabat Angkatan Laut sedang menyelidiki apakah mereka terlibat perdangan manusia.
Kapal itu ditemukan pada Selasa (11/6) pagi di Taman Nasional Laut Tarutao di Thailand selatan, sekitar 400 kilometer dari perbatasan Myanmar.
Sekitar 740.000 Rohingya melarikan diri dari Myanmar sejak pembantaian militer pada 2017 terhadap minoritas yang tidak memiliki kewarganegaraan di negara mayoritas Buddha itu.
Sebagian besar melarikan diri ke kamp-kamp pengungsi di Bangladesh, sementara yang lain menjadi korban perdagangan manusia demi mencari kehidupan yang lebih baik di Malaysia atau Thailand.
Seorang juru bicara Angkatan Laut Thailand mengatakan, ada 31 perempuan dan lima anak Rohingya di kapal yang karam itu.