Seorang lelaki Thailand dan lima warga negara Burma juga termasuk dalam kelompok itu. Mereka mengaku sedang memancing di daerah itu dan tidak memiliki hubungan dengan Rohingya.
"Keenam orang itu ditahan untuk diinterogasi karena perilaku mereka yang mencurigakan," kata juru bicara Angkatan Laut Thailand, Khan Deeubol, seperti dilaporkan AFP, Rabu (12/6/2019).
Seorang pejabat provinsi mengatakan kelompok itu awalnya diselidiki karena masuk secara ilegal, namun penyelidikan meluas.
"Pihak berwenang tidak mengesampingkan masalah lain seperti perdagangan manusia," kata sumber dari Komando Keamanan Internal (ISOC) di Provinsi Satun.
Foto-foto dari Angkatan Laut Thailand menunjukkan kelompok itu berada di pantai, beberapa memakan nasi di dekat kapal yang terdampar.