Teodoro Obiang Nguema Mbasogo menguasai Guinea Ekuatorial, negara kaya minyak, sejak 1979. Saat itu dia menggulingkan pamannya, Francisco Macías Nguema, dalam kudeta militer.
Informasi terbaru mengenai harta kekayaannya sangat minim, namun Forbes sebelumnya mematok kekayaannya sebesar 600 juta dolar AS (sekitar Rp9,8 triliun)
Kecintaan terhadap kemewahan tampaknya sudah mendarah daging dalam keluarga. Pada 2016, putranya, Teodoro 'Teodorín' Nguema Obiang, memiliki 26 mobil mewah, termasuk tujuh Ferrari, lima Bentley, tiga Lamborghini, satu Maserati, satu McLaren, dan satu Bugatti Veyron. Kendaraan-kendaraan itu disita oleh otoritas Swiss sebagai bagian dari penyelidikan korupsi.
Armada tersebut kemudian dijual dalam lelang amal seharga 27 juta dolar AS.
Baru-baru ini, beberapa rumah Teodoro yang juga menjabat wakil presiden disita oleh pihak berwenang dan dilelang, termasuk sebuah rumah di Malibu, California, yang hasilnya digunakan untuk mendanai vaksin Covid-19 di Guinea Ekuatorial.
Perdana Menteri Azerbaijan Ilham Aliyev memperoleh gaji tahunan sebesar 230.000 dolar AS pada 2010. Namun, dia dan keluarga juga memiliki sumber kekayaan lain, termasuk aset properti besar di luar negeri.