90 Persen Kasus Covid di Inggris Libatkan Omicron, Total 210.000 Orang Terinfeksi

Anton Suhartono
Sebanyak 90 persen kasus infeksi Covid di Inggris libatkan varian Omicron (Foto: Reuters)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pembaruan epidemiologi mingguan pada Rabu memperingatkan, Omicron masih menimbulkan risiko sangat tinggi dan bisa membebani layanan kesehatan. Banyak negara mengalami lonjakan kasus, bahkan mencatat rekor penambahan harian baru. 

Jumlah kasus infeksi Covid-19 secara global melonjak 11 persen pada pekan lalu dibandingkan minggu sebelumnya. Lonjakan kasus di antaranya dilaporkan di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Italia. Belanda dan Swiss menyatakan Omicron telah menjadi kasus infeksi yang dominan di negara tersebut. 

Meskipun beberapa penelitian mengungkap varian ini tak menyebabkan penyakit parah, WHO mendesak semua negara untuk tetap berhati-hati karena penelitian masih terus berlangsung. 

"Risiko keseluruhan terkait varian baru yang menjadi perhatian, Omicron, tetap sangat tinggi. Bukti yang konsisten menunjukkan varian Omicron unggul dalam pertumbuhan dibandingkan varian Delta, dalam waktu dua kali lipat, dari 2 hingga 3 hari," bunyi pernyataan WHO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Internasional
10 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Health
11 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
11 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal