Abaikan Netanyahu, Trump Lanjutkan Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan bakal mengabaikan protes PM Benjamin Netanyahu terkait komposisi anggota Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan bakal mengabaikan protes Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait komposisi anggota Dewan Perdamaian Gaza.

Netanyahu menolak komposisi orang-orang yang ditempatkan di dewan eksekutif karena ditetapkan tanpa melalui diskusi dengannya.

Portal berita Axios, mengutip keterangan seorang sumber pejabat AS, melaporkan pemerintahan Trump akan terus menerapkan rencana perdamaian Gaza terlepas dari keberatan Netanyahu.

"Ini adalah pertunjukan kami, bukan pertunjukan dia (Netanyahu). Kami berhasil melakukan banyak hal di Gaza dalam beberapa bulan terakhir yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, dan kami akan terus bergerak maju," kata pejabat senior tersebut, kepada Axios, dikutip Minggu (18/1/2026).

Dia membenarkan Netanyahu tidak dimintai pendapat mengenai komposisi anggota dewan eksekutif yang dipimpin Trump karena tidak memiliki wewenang.

"Jika dia ingin kita yang menangani Gaza, maka harus dengan cara kita. Kita sudah membujuknya. Biarkan dia fokus pada Iran dan biarkan kita menangani Gaza," ujarnya.

Pejabat itu juga menegaskan pemerintahan Trump tak akan menghabiskan waktu berdebat dengan Netanyahu. Masing-masing pihak menjalankan agenda sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Konflik Greenland! Uni Eropa Peringatkan Trump, Eropa dan Amerika Bisa Miskin

Internasional
3 jam lalu

Ini Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran pada 13 Januari

Internasional
4 jam lalu

Netanyahu Tolak Komposisi Dewan Perdamaian Gaza yang Dipimpin Trump

Internasional
4 jam lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal