Akibat Wabah Virus Korona, Keturunan Tionghoa di Prancis dan Kanada Alami Sentimen Rasis

Nathania Riris Michico
Seorang penulis China-Prancis menyebut sikap permusuhan yang dipicu oleh virus corona ini sebagai "serangan terhadap China". (FOTO: EPA)

Sementara itu di Kanada, beberapa media melaporkan adanya sentimen rasisme terhadap warga China di sana, terutama di Kota Toronto.

Pengguna Twitter asal Toronto, Terry Chu, dan beberapa ibu lainnya khawatir akan gelombang rasisme yang tak terhindarkan seiring menyebarnya virus korona.

Saat ini, sudah ada tiga kasus virus corona yang dipastikan di Kanada, dan ketiganya berasal dari China. Namun komunitas China di sana sudah menjadi sasaran rasisme.

Di York, pinggiran Toronto, sejumlah orangtua siswa mengedarkan dan menandatangani petisi daring yang meminta siswa yang baru kembali dari China dalam 17 hari terakhir, dilarang masuk ke sekolah.

Pada Senin lalu, pihak sekolah mengeluarkan surat mengutuk petisi tersebut di tengah kekhawatiran para siswa akan diincar di sekolah karena etnis mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja 18 Tahun Transgender

Internasional
4 hari lalu

Penembakan Brutal di SMP Tewaskan 9 Orang, PM Kanada Carney Batalkan Kunjungan ke Eropa

Internasional
4 hari lalu

Penembakan Brutal di SMP Kanada, 9 Orang Tewas

Internasional
6 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal