Aksi Protes Terus Bergejolak di Iran, Militer Tegaskan Akan Lawan Musuh  

Umaya Khusniah
Aksi protes terus terjadi di Iran pasca-meninggalnya perempuan dalam tahanan Polisi Moral. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, AS menuduh polisi moral Iran terkait dengan pelecehan terhadap perempuan. Polisi moral juga dianggap bertanggung jawab atas kematian seorang perempuan yang ditangkap karena salah menggunakan jilbab. 

Aksi polisi moral yang menewaskan perempuan, Mahsa Amini (22) pekan lalu nyatanya memicu kemarahan publik. Warga terus menggelar aksi protes di berbagai wilayah tersmasuk Teheran.

Massa juga membakar kantor polisi dan kendaraan pada Kamis (22/9/2022) pagi. Tak hanya itu, warga juga menyerang pasukan keamanan.

Amini merupakan seorang perempuan Kurdi. Dia ditangkap polisi moral di Teheran karena mengenakan 'pakaian yang tidak sesuai'. Saat dalam penahanan, Amini justru mengalami koma sebelum akhirnya meninggal. 

Pihak berwenang mengatakan, mereka akan menyelidiki penyebab kematiannya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
17 jam lalu

MK Putuskan Prajurit TNI Bisa Diadili di Peradilan Umum, DPR: Perkuat Revisi UU Peradilan Militer

1 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

1 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal