Aktivis Pembela Hak Perempuan Arab Saudi Terancam Hukuman Mati

Nathania Riris Michico
Israa al-Ghomgham, aktivis sekaligus perempuan Saudi pertama yang menghadapi hukuman mati untuk pekerjaan terkait hak perempuan. (Foto: doc. Twitter)

"Hukuman mati apa pun adalah menyedihkan, namun berusaha menghukum mati pegiat seperti Israa al-Ghomgham, yang bahkan tidak dituduh melakukan kekerasan, adalah sangat buruk," kata Direktur HRW untuk Timur Tengah, Sarah Leah Whitson.

Organisasi Saudi-Eropa untuk Hak Asasi Manusia dan ALQST, mendesak pemerintah untuk mencabut tuntutan kepada Ghomgham.

Namun, Pemerintah Saudi sampai sejauh ini belum mengomentari pengadilan Ghomgham.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 jam lalu

Yusril soal Usulan Hukuman Mati Koruptor: Hakim Tak Boleh Memvonis atas Dasar Kemarahan

2 hari lalu

Bandara Arab Saudi Diserang Houthi, Hentikan Operasional Penerbangan Beberapa Hari

2 hari lalu

Kelompok Houthi Yaman Serang Bandara Arab Saudi

2 hari lalu

MUI Usul Koruptor Tak hanya Dihukum Mati, tapi Juga Dimiskinkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal