Alasan Iran Hentikan Kerja Sama dengan IAEA, Program Nuklir Bisa Lari Cepat

Anton Suhartono
Parlemen Iran mengesahkan RUU untuk menghentikan sementara kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA (Foto: Maxar)

TEHERAN, iNews.id – Parlemen Iran mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) untuk menghentikan sementara kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Keputusan itu diambil setelah meningkatnya ketegangan akibat serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.

Langkah tegas ini diumumkan oleh Alireza Salimi, anggota dewan pimpinan parlemen. Menurut dia, parlemen telah menyetujui baik ketentuan umum maupun rincian RUU tersebut. 

Dalam aturan itu, staf IAEA dilarang mengunjungi Iran untuk memeriksa fasilitas nuklir, kecuali menyangkut alasan keselamatan pasca-serangan Amerika Serikat (AS). Itu pun harus mendapat izin dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Ketua parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan, penghentian kerja sama bersifat sementara dan akan berlangsung hingga IAEA menunjukkan sikap yang lebih profesional dan tidak berpihak. 

Ia menyebut laporan-laporan IAEA yang menyoroti tingkat pengayaan uranium Iran justru menjadi pemicu provokasi dan berkontribusi terhadap serangan Israel ke wilayahnya pada 13 Juni lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Istana Sebut Teknologi Nuklir Hasil Riset BRIN untuk Energi hingga Kesehatan

5 hari lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

14 hari lalu

IRGC Klaim Serang Pusat Data Amazon AWS dan Fasilitas Militer AS di Bahrain

15 hari lalu

Konflik AS-Iran Mereda, Pengamat: Bisa Jadi Hanya Jeda Sebelum Perang Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal