Alibaba Diguncang Skandal Pelecehan Seksual Bos terhadap Karyawan

Umaya Khusniah
Logo Alibaba Group terlihat di kantornya di Beijing. (Foto: Reuters)

SHANGHAI, iNews.id - Raksasa e-commerce China, Alibaba Group Holding Ltd memecat beberapa staf terkait tuduhan karyawan yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh bos dan kliennya. Manajemen Alibaba juga langsung membentuk satuan tugas internal untuk menyelidiki kasus ini. 

"Alibaba Group tak memberi toleransi terhadap pelanggaran seksual. Kami memastikan tempat kerja yang aman untuk semua karyawan. Hal itu prioritas utama Alibaba," kata juru bicara Alibaba, Minggu (8/8/2021) seperti dikutip Reuters. 

Skandal ini mencuat setelah seorang karyawan wanita menuliskan kisah yang dialami di situs web microblogging China, Weibo. Korban menuliskan kisah yang dialami dalam 11 halaman PDF. 

Dalam akunnya, korban yang identitasnya tak diungkapkan mengatakan, bosnya memaksa melakukan perjalanan bisnis dengannya. Mereka akan bertemu dengan salah satu klien timnya di kota Jinan, sekitar 900 kilometer (560 mil) dari kantor pusat Alibaba di Hangzhou.

Ceritanya, pada Selasa (27/7/2021), klien mencium korban. Setelah mengonsumsi alkohol, korban terbangun di kamar hotel keesokan harinya dengan pakaian yang dilepas. Dia juga tidak ingat apa yang terjadi malam sebelumnya.

"Dari rekaman CCTV hotel, bos memasuki kamar empat kali sepanjang malam," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

MUI Minta Pendiri Ponpes Pati Tersangka Pelecehan Santri Dihukum Maksimal: Keji!

Nasional
9 hari lalu

Gibran Kecam Kekerasan Seksual terhadap 50 Santriwati di Pati: Tak Dapat Ditoleransi!

Megapolitan
12 hari lalu

Viral ABG di Tangerang Diduga Dilecehkan usai Dicekoki Miras, Polisi Turun Tangan

Nasional
20 hari lalu

Ustaz Ahmad Al Misry Jadi Tersangka, Pelapor Ungkap Modus Pelecehan Seksual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal