Alquran Dibakar di Swedia, Rusia Mengutuk Keras: Itu Tindakan Kriminal!

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Rusia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.idRusia mengutuk keras aksi pembakaran salinan Alquran oleh politikus pembenci Islam, Rasmus Paludan, di Stockholm, Swedia, akhir pekan lalu. Moskow menilai tindakan tersebut memalukan dan provokatif. 

“Pada Sabtu, 21 Januari, serangan memalukan dan provokatif lainnya oleh kaum radikal terhadap Islam terjadi di Stockholm,” ungkap Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia untuk Kerja Sama di Bidang Hak Kebebasan Beragama, Gennady Askaldovich, dalam pernyataan yang dikutip kantor berita TASS, Selasa (24/1/2023).

“Rasmus Paludan, pemimpin garis keras partai ekstrem kanan, yang dikenal karena kebodohannya, membakar kitab suci umat Islam, Alquran, sebagai protes terhadap posisi Turki dalam sejumlah masalah dalam agenda internasional,” ujarnya.

Askaldovich mengatakan, tindakan Paludan itu dilakukan dengan sepengetahuan otoritas penegak hukum Swedia. Dalam menjalankan aksinya, politikus radikal sayap kanan itu bersembunyi di balik 'kebebasan berbicara.

“Kami mengutuk dan menolak tindakan kriminal seperti itu. Kami menyerukan tindakan terhadap kaum radikal,” kata Askaldovich.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

3 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

3 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal