Amerika Serikat di Tengah Ancaman Cluster Baru Covid-19

Arif Budiwinarto
Aksi unjuk rasa antirasial dipicu tewasnya pria kulit hitam George Floyd di Minneapolis (foto: AFP)

Penurunan kasus kematian per hari ini menjadi kabar baik bagi AS, namun demikian ancaman melonjaknya penderita baru masih sangat mungkin terjadi. Sebab, demonstrasi antirasial di lebih dari 30 kota bagian mengabaikan aturan physical distancing.

Penularan Covid-19 di kerumunan orang banyak berpotensi terjadi saat momen penghormatan terakhir (Memorial Service) kepada jenazah George Floyd sebelum dimakamkan di kota Houston, Texas, pada Selasa (9/6/2020) waktu setempat.

Kematian George Floyd di tangan polisi bernama Derek Chauvin pada 25 Mei lalu memantik demo antirasial besar. Mengusung tema Black Lives Matter, demonstran menuntut keadilan bagi warga kulit hitam di Amerika Serikat.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
15 jam lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

10 jam lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

18 jam lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

20 jam lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal