Anak Mantan Presiden Yaman Bersumpah Balas Dendam ke Houthi

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

Soal pengalaman militer, Ali tidak diragukan ketangguhannya. Dia merupakan mantan komandan pasukan elite paling berpengaruh di Yaman, Garda Republik.

Dia tampaknya memang telah dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya. Ini merupakan kesempatan bagi keluarga Abdullah Saleh untuk mendapatkan pengaruh kembali.

Sementara itu keberadaan orang dekat Saleh pascapenyerangan kemarin belum diketahui. Perang di Sanaa sendiri sudah berlangsung enam hari. Kubu Abdullah Saleh mendapat dukungan dari koalisi Arab Saudi melalui serangan udaranya.

Pria yang menjabat presiden pada periode 1990-2012 itu ditembak setelah memutuskan berpaling ke koalisi Arab Saudi. Pada Senin pagi, Saleh menyampaikan alasan pembelotannya.

"Saat yang menentukan akan datang di medan perang di Sanaa. Negeri ini harus dibebaskan dari keserakahan kelompok Houthi," demikian pernyataan Saleh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

11 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

11 hari lalu

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

13 hari lalu

Serangan Houthi ke Saudi Makan Korban Jiwa, 1 Orang Tewas Tertimpa Puing Drone di Taif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal