Anak Mantan Presiden Yaman Bersumpah Balas Dendam ke Houthi

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

Soal pengalaman militer, Ali tidak diragukan ketangguhannya. Dia merupakan mantan komandan pasukan elite paling berpengaruh di Yaman, Garda Republik.

Dia tampaknya memang telah dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya. Ini merupakan kesempatan bagi keluarga Abdullah Saleh untuk mendapatkan pengaruh kembali.

Sementara itu keberadaan orang dekat Saleh pascapenyerangan kemarin belum diketahui. Perang di Sanaa sendiri sudah berlangsung enam hari. Kubu Abdullah Saleh mendapat dukungan dari koalisi Arab Saudi melalui serangan udaranya.

Pria yang menjabat presiden pada periode 1990-2012 itu ditembak setelah memutuskan berpaling ke koalisi Arab Saudi. Pada Senin pagi, Saleh menyampaikan alasan pembelotannya.

"Saat yang menentukan akan datang di medan perang di Sanaa. Negeri ini harus dibebaskan dari keserakahan kelompok Houthi," demikian pernyataan Saleh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
29 hari lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Internasional
30 hari lalu

Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Internasional
31 hari lalu

Jet-Jet Tempur Saudi Gempur Yaman, Rebut Kembali Hadhramaut dan Al Mahra dari Pemberontak

Internasional
1 bulan lalu

Saudi Dorong Seluruh Faksi di Yaman Selatan Duduk Bareng untuk Akhiri Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal