Anggota Parlemen Israel Nyaris Baku Hantam Bahas RUU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina

Anton Suhartono
Suasana panas mewarnai sidang parlemen Israel Knesset terkait pembahasan RUU hukuman mati bagi tahanan Palestina (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Suasana panas mewarnai sidang parlemen Israel (Knesset) setelah mayoritas anggota menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang memungkinkan pemberlakuan hukuman mati bagi tahanan Palestina, Senin (10/11/2025) malam. RUU yang digagas partai sayap kanan Jewish Power itu disetujui dalam pembacaan pertama pada Senin (10/11/2025) malam.

Namun RUU masih harus melalui persetujuan lagi di pembacaan kedua dan ketiga sebelum disahkan menjadu undang-undang (UU).

Menurut laporan stasiun televisi KAN, sebanyak 39 anggota parlemen mendukung rancangan tersebut, sementara 16 anggota menolak dari total 120 kursi Knesset. Meski belum final, hasil ini menunjukkan langkah besar menuju penerapan salah satu kebijakan paling kontroversial dalam sejarah hukum Israel modern.

Keributan Pecah di Ruang Sidang

Ketegangan memuncak ketika Ayman Odeh, anggota parlemen dari partai Arab, terlibat adu mulut sengit dengan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, pengusul utama RUU tersebut.

Perdebatan memanas hingga keduanya nyaris baku hantam, sebelum akhirnya dipisahkan oleh petugas keamanan parlemen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

2 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

2 hari lalu

Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

5 hari lalu

Pesan Menyentuh Pep Guardiola Bela Gaza: Kita Melalui Masa Paling Kelam dalam Sejarah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal