Anjing yang Pernah Dikarantina Virus Korona Mati, Kasus Pertama di Dunia

Anton Suhartono
Pomeranian berusia 17 tahun mati setelah pulang dari karantina virus korona di Hong Kong (Foto: SCMP)

Menurut dia, anjing itu menjalani lima kali tes virus korona selama di karantina. Sampel diambil dari cairan hidung dan mulut, menunjukkan hasil 'positif lemah.'

Tes kembali dilakukan pada 12 dan 13 Maret dan hasilnya negatif. Departemen pun mengizinkan anjing itu dibawa pulang.

Sang pemilik, perempuan berusia 60 tahun, lebih dulu dinyatakan terinfeksi dan dirawat di rumah sakit sejak 25 Februari. Namun dia sudah sembuh dan diperbolehkan pulang pada 8 Maret. Beberapa orang yang pernah menjalin kontak dekat perempuan itu positif terinfeksi.

Dari hasil penelitian, lanjut departemen, susunan genetik virus yang ditemukan pada anjing dan manusia memiliki kemiripan.

"Hasil urutan (gen) menunjukkan bahwa virus kemungkinan menular dari orang yang terinfeksi dan kemudian mengenai anjing," kata departemen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Prabowo Hadiahkan Baju buat Anjing Presiden Korsel, Seskab Teddy: Diplomasi Anabul

Nasional
6 hari lalu

Gemas! Prabowo Hadiahkan Baju untuk Anjing Peliharaan Presiden Korsel

Health
9 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
9 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal