Anwar Ibrahim Tolak Putuskan Hubungan Malaysia dengan AS, Singgung Ketergantungan Ekonomi

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menegaskan seruan untuk memutus hubungan dengan Amerika Serikat tidak tepat dan berpotensi merugikan rakyat (Foto: AP)

Lebih lanjut, Anwar menyebut bahwa pemutusan hubungan dengan AS akan berdampak langsung pada sektor ekonomi, khususnya industri berteknologi tinggi.

“Ekspor semikonduktor Malaysia ke Amerika Serikat saja mencapai miliaran ringgit. Puluhan ribu warga Malaysia bekerja di sektor ini. Jika kita menolak hubungan secara langsung, rakyat yang akan menderita,” ujarnya.

Menurut Anwar, hubungan dengan AS tidak hanya soal politik, tapi juga kesejahteraan rakyat. Negosiasi dengan Washington, katanya, tetap penting agar ada ruang untuk mendorong perubahan dalam isu-isu global, termasuk Palestina.

KTT ASEAN pada 26–28 Oktober mendatang diperkirakan menjadi salah satu pertemuan tingkat tinggi terbesar di kawasan. Selain Trump, setidaknya tiga pemimpin dunia lain dijadwalkan hadir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

13 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

14 jam lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

15 jam lalu

Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal