Aparat Myanmar Kembali Tembaki Pendemo, 4 Orang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Massa demonstran berunjuk rasa menolak kudeta militer di Kota Yangon, Myanmar, 15 Februari lalu. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.idAparat keamananMyanmar kembali menembaki para aktivis prodemokrasi yang mengambil bagian dalam unjuk rasa di sejumlah kota di negara itu, Kamis (25/3/2021). Akibatnya, empat orang tewas di Taunggyi, sebuah kota di Myanmar bagian tengah. 

Portal berita Myanmar Now melaporkan, ribuan orang melakukan aksi protes jalanan di Kota Yangon, Monywa, dan beberapa kota lainnya. “Apakah kita bersatu? Ya, kita bersatu. Revolusi harus menang!” teriak pengunjuk rasa di Monywa.

Salah satu dari demonstran itu, Nant Khi Phyu Aye mengatakan, kebanyakan pengunjuk rasa yang turun ke jalan hari ini adalah anak-anak muda. “Mereka ingin melakukan protes setiap hari tanpa melewatkan satu hari pun,” katanya kepada Reuters.

Polisi juga menembaki para demonstran di Kota Mawlamyine. Hinthar Media Corp melaporkan, ada 20 orang yang ditangkap aparat dan sedikitnya dua pengunjuk rasa terluka akibat tindakan keras aparat itu.

Outlet media lain melaporkan, setidaknya lima orang menderita luka tembak ketika polisi melepaskan tembakan ke arah kerumunan masa aksi di kota-kota lain. Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tangkap 13 Perusuh

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

57 tahun lalu

Pasukan Oranye Langsung Bersihkan Jalan usai Massa Demo Dukung MBG di Jakpus Bubar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal