Aparat Myanmar Terlibat Baku Tembak di Perbatasan China

Ahmad Islamy Jamil
Militer Myanmar menghadapi lebih banyak kekacauan sejak kudeta di negara itu, Februari lalu. (Foto: Reuters)

Salah satu kelompok dalam aliansi itu, Tentara Kemerdekaan Kachin, menyerang sebuah pos militer di barat laut Myanmar. Pos itu berjarak hampir 320 km dari Muse—dan lebih dekat ke perbatasan India di sisi lain perbatasan Myanmar—pada Sabtu (22/5/2021) kemarin.

Junta militer kini harus menghadapi lebih banyak konflik sejak merebut kekuasaan pada 1 Februari dan menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi. Berbagai kelompok etnik bersenjata yang telah berperang selama beberapa dekade terakhir untuk menuntut otonomi yang lebih besar kepada pemerintah pusat Myanmar, kini telah bergabung dengan gerakan baru penentang kudeta.

Sementara itu, aksi protes melawan kekuasaan militer berlangsung setiap hari di Maynamar. Aksi mogok pun telah melumpuhkan rumah sakit, sekolah, dan banyak bisnis swasta di negara itu.

Lebih dari 125.000 guru (hampir sepertiga dari total tenaga pengajar di Myanmar) telah diberhentikan sementara karena turut bergabung dengan gerakan menentang kudeta. 

Sementara, sedikitnya 815 orang telah dibunuh aparat keamanan Myanmar sejak kudeta, menurut kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 jam lalu

Update Banjir Nepal-China: 160 Orang Tewas, 1.300 Hilang termasuk 500 Turis Asing

4 hari lalu

China Bikin Heboh! Humanoid Ikut Tai Chi di Olimpiade Robot

4 hari lalu

Viral Olimpiade Robot di China, Humanoid Pecahkan Rekor Lari Lebih Cepat dari Manusia

5 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal