Arab Saudi Sambut Baik Gencatan Senjata di Gaza, Minta Operasi Militer Dihentikan

Muhammad Fida Ul Haq
Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata empat hari di Gaza (Foto: Reuters)

"Pembebasan akan dimulai sesuai dengan kesepakatan awal antara kedua belah pihak, dan tidak sebelum Jumat," demikian pernyataan itu.

Stasiun penyiaran publik Israel, Kan, mengutip pejabat Israel yang tidak diidentifikasi, melaporkan adanya penundaan 24 jam karena kesepakatan tersebut tidak ditandatangani oleh Hamas dan mediator Qatar. Pejabat tersebut mengatakan mereka optimistis kesepakatan akan dilaksanakan ketika ditandatangani.

"Kami harus membuatnya jelas bahwa tidak ada pembebasan yang direncanakan sebelum Jumat, karena ketidakpastian yang dihadapi keluarga sandera," kata sumber internal Israel.

Israel telah menjatuhkan blokade dan serangan bom yang tak henti-hentinya di Gaza yang dikuasai Hamas. Lebih dari 14.000 warga Gaza tewas, sekitar 40 persen di antaranya anak-anak.

Sementara itu, Amerika Serikat berharap bantuan akan mulai mencapai Gaza dalam jumlah besar dalam beberapa hari mendatang.

50 sandera akan dibebaskan selama empat hari dengan ketentuan setidaknya 10 orang per hari. Gencatan senjata dapat diperpanjang setiap hari selama tambahan 10 sandera dibebaskan setiap hari.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menlu Iran: Mojtaba Khamenei Segera Muncul ke Publik

Internasional
3 jam lalu

Iran Ancam Hancurkan Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Internasional
6 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Tutup Selat Hormuz kecuali untuk Kapal AS, Israel dan Sekutunya

Internasional
1 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal