Argentina Ingin Putuskan Hubungan dengan Negara Komunis, Begini Komentar Keras China

Anton Suhartono
Mao Ning mengatakan Argentina melakukan kesalahan serius jika benar-benar memutuskan hubungan dengan China (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - China menyebut ancaman presiden Argentina yang akan memutus hubungan akan memiliki dampak serius. Presiden Argentina terpilih Javier Milei sebelumnya mengatakan negaranya akan meninjau hubungan dengan negara komunis.

Menanggapi komentar tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menyatakan Argentina melakukan kesalahan serius dalam diplomasi jika benar-benar memutuskan hubungan.

Juru Bicara Kemlu China Mao Ning menjelaskan, China merupakan mitra dagang penting bagi Argentina. Pemerintahan Argentina yang baru seharusnya menjadikan hubungan dengan China sebagai prioritas.

Milei mengatakan pada Minggu lalu, pemerintahan sayap kanan libertariannya tidak ingin berurusan dengan komunis. Sebaliknya Milei lebih untuk mempererat hubungan dengan Amerika Serikat (AS).

Kantor berita Rusia RIA Novosti, mengutip Diana Mondino, seorang ekonom yang digadang-gadang akan menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) Argentina mendatang, mengatakan negaranya tidak akan bergabung dengan kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

RI-China Perkuat Kerja Sama Sektor Pertanian, Kembangkan Bawang Putih hingga Durian

6 hari lalu

China Bantah Mata-matai Bos Nvidia Jensen Huang: Tuduhan Tak Berdasar!

7 hari lalu

Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

7 hari lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal