Armenia Tak Punya Rencana Gabung NATO, meski Hubungan dengan Barat kian Mesra

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Armenia menyusuri jalan dalam sebuah parade militer, beberapa tahun lalu. (Foto: Reuters)

Pada 12 Maret lalu, Parlemen Eropa mengesahkan resolusi terkait dengan hubungan antara Yerevan dan Brussels. Dalam resolusi itu dinyatakan, jika Armenia tertarik untuk mengajukan status sebagai kandidat anggota dan melanjutkan reformasi berkelanjutan yang mengonsolidasikan demokrasinya, hal ini dapat membuka panggung bagi fase transformatif dalam hubungan Uni Eropa dan Armenia.

Dalam beberapa waktu terakhir, hubungan Armenia dan Rusia tampak mulai merenggang. Yerevan menilai Moskow gagal menjamin keamanannya di wilayah Nagorno-Karabakh, sehingga berujung pada jatuhnya wilayah itu ke tangan Azerbaijan, tahun lalu.

Tak hanya itu, Armenia juga memutuskan untuk menangguhkan keanggotaannya di CSTO, aliansi militer regional pimpinan Rusia. Sebaliknya, Moskow menganggap jatuhnya Nagorno-Karabakh ke pangkuan Azerbaijan justru lantaran Armenia bermain mata dengan Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

2 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

3 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal