AS Akan Masukkan Pemberontak Houthi Yaman dalam Daftar Organisasi Teroris

Anton Suhartono
Amerika Serikat mempertimbangkan memasukkan pemberontak Houthi dalam daftar organisasi teroris (Foto: AFP)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berusaha menghidupkan kembali perundingan damai yang terhenti sejak 2018 untuk mengakhiri perang. Pemberontak Houthi kini masih menguasai ibu kota Sanaa serta sebagian besar pusat kota besar sejak merebutnya dari pemerintahan sah pada 2014.

Konflik Yaman sebagian besar dipandang di kawasan sebagai perang proksi antara Arab Saudi dengan Iran. Pasalnya pemberontak Houthi didukung oleh Iran. Namun Houthi menyangkal menjadi boneka Iran dan berdalih memerangi sistem yang korup.

Sementara itu organisasi kemanusiaan khawatir jika pemberontak Houthi dimasukkan dalam daftar organisasi teroris. Kondisi ini akan mempersulit bantuan kemanusiaan, di mana lebih dari 80 persen warga Yaman membutuhkan bantuan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Internasional
12 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
1 hari lalu

Iran Bakal Pungut 'Uang Keamanan' untuk Kapal-Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal