Laporan awal atas kecelakaan Ethiopian Airlines Boeing 737 Max 8 yang menewaskan 157 orang pada 10 Maret lalu kemungkinan akan dirilis pekan ini.
Boeing pekan lalu mengumpulkan ratusan pilot dan reporter di Renton, pabrik di Washington, untuk mempresentasikan usulan perubahan pada Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS), yang diyakini menjadi faktor kunci dalam kecelakaan Ethiopia dan Lion Air pada Oktober lalu, yang menewaskan 189 orang.
Perubahan itu antara lain sistem MCAS tidak akan lagi mengulang untuk melakukan koreksi saat pilot mencoba mengendalikan pesawat. Sistem juag secara otomatis akan ter-disconnect jika terjadi perbedaan antara dua "angle of attack," atau sensor AOA.
Boeing berharap persetujuan perbaikan yang diusulkan ini bisa diterima, agar armadanya bisa kembali mengudara.
Namun FAA menyatakan pihaknya menduga Boeing akan mengajukan usulan atas perbaikan-perbaikan tersebut beberapa pekan mendatang, setelah melakukan beberapa tambahan perbaikan.