AS dan Korsel Latihan Perang Besar-besaran Libatkan Ratusan Jet Tempur, Korut Ancam Begini

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan sejumlah jet tempur F-35A yang terlibat latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS pada 25 Maret 2022. (Foto: Reuters)

PYONGYANG, iNews.id – Korea Utara menuntut agar AS dan Korea Selatan menghentikan latihan militer mereka di kawasan. Pyongyang pun mengancam akan memberikan respons yang lebih keras jika latihan tersebut terus berlanjut. 

Amerika Serikat dan Korsel menggelar salah satu latihan udara militer gabungan terbesar mereka pada Senin (31/10/2022) kemarin. Ratusan pesawat tempur dari kedua belah pihak melakukan serangan tiruan 24 jam sehari selama lebih dari sepekan.

Menurut Angkatan Udara AS, latihan gabungan yang dinamai Vigilant Storm itu bakal berlangsung hingga Jumat (4/10/2022), dan akan menampilkan sekitar 240 jet tempur yang melakukan sekitar 1.600 serangan mendadak.

AS dan Korsel meyakini bahwa Korut akan melanjutkan uji coba bom nuklir dalam waktu dekat. Atas dasar kecurigaan itu, Washington DC dan Seoul menerapkan semacam strategi untuk “menghalangi” rencana Pyongyang tersebut melalui latihan militer skala besar di kawasan. 

Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan, Pyongyang siap untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatannya, keamanan rakyat dan integritas teritorial dari ancaman militer luar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran

9 jam lalu

Heboh! Suntikan Berkali-kali Gagal Eksekusi Mati Napi di AS, Pejabat Mundur

11 jam lalu

AS Usir Menlu Iran Abbas Araghchi

12 jam lalu

Disaksikan Kim Jong Un, Korut Uji Coba Rudal Balistik Berteknologi AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal