AS Deg-degan gegara Pemilu Turki, Ini Imbasnya jika Erdogan Menang Pilpres

umaya
Sikap Turki bikin AS ketar-ketir. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Turki di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan terus memperkuat hubungannya dengan lawan bebuyutan Amerika Serikat (AS), Rusia. Padahal, Turki merupakan anggota kunci NATO yang dengan tegas mendukung Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia. 

Di bawah kepemimpinan Erdogan, Turki juga memainkan peran utama dalam mendorong pembicaraan damai Rusia-Ukraina. Turki juga menengahi kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina yang bertujuan mengurangi kekurangan pangan global.

Baru-baru ini, Turki bahkan membuka jalan bagi Finlandia untuk bergabung dengan NATO, tetapi menghalangi Swedia untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Dilansir dari npr.org, ada kekhawatiran Stockholm menyembunyikan kelompok-kelompok termasuk militan Kurdi, yang dianggap Turki sebagai organisasi teroris.

Sikap-sikap yang ditunjukkan Erdogan ini dinilai membuat bingung AS. Meski Turki berupaya mendamaikan Rusia-Ukraina, namun Erdogan juga menegaskan kedekatannya dengan Vladimir Putin.

Terkait pemilu Turki, Rusia sempat dituduh terlibat menyebarkan hoaks. Hal itu memicu pernyataan Erdogan yang menyebut jika hubungan Turki-Rusia sama pentingnya dengan Turki-AS. 

"Saya tidak bisa membiarkan ini. Hubungan kami dengan Rusia tak kalah penting dengan hubungan dengan Washington," ujar Erdogan, seperti dikutip Haaretz.

Fakta bahwa Joe Biden dikelilingi pemimpin negara yang dianggap diktator tak bisa dipungkiri. Selain Erdogan yang dinilai makin otoriter, ada juga Presiden China Xi Jinping, dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

Sebagai informasi, selama dua dekade berkuasa, Erdogan dianggap kerap melemahkan pengaruh institusi demokrasi, seperti pengadilan dan pers. Dia pun terus berupaya membungkam oposisi, terutama dari kaum Kurdi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
8 menit lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
1 jam lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Nasional
7 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
8 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal