AS Deklarasikan Perang Ekonomi dan Teknologi terhadap China, Begini Komentar Analis

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan China dan AS. (Foto: Retuers)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden secara efektif menyatakan perang ekonomi dan teknologi terhadap China. Para analis pun menilai langkah itu pasti bakal menuai reaksi dari Beijing.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) pada Kamis (27/10/2022) lalu merilis Strategi Pertahanan Nasional AS (NDS). Di dalamnya dinyatakan bahwa China tetap menjadi pesaing utama AS. NDS juga memperingatkan bahwa kolaborasi Beijing dan Moskow dapat mengancam kepentingan AS. 

Dokumen tersebut juga menyebut Rusia sebagai ancaman yang lebih genting dan langsung terhadap kepentingan dan nilai-nilai AS daripada China. NDS mencirikan Rusia sebagai “tantangan yang berulang”.

“(Strategi AS ini) menegaskan dan melengkapi deklarasi perang ekonomi dan teknologi AS melawan China,” kata mantan Asisten Menteri Pertahanan AS, Chas Freeman Jr, kepada kantor berita Sputnik, akhir pekan ini. 

“China pasti akan bereaksi. Ini akan menjadi sesuatu yang menarik untuk melihat seperti apa (reaksi Beijing),” ujar pria yang menjabat di Pentagon semasa pemerintahan Presiden Bill Clinton itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

15 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

16 jam lalu

Trump Ancam Bombardir Oman, kok Gitu?

20 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal