AS Dilaporkan Setuju Kirim Bom Klaster ke Ukraina meski Dikecam

Anton Suhartono
AS dilaporkan setuju pengiriman bom klaster ke Ukraina (Foto: Reuters)

Jenis bom klaster yang dipertimbangkan untuk dikirim ke Ukraina adalah peluru artileri M864. Bom ini pertama kali diproduksi pada 1987 dan bisa ditembakkan dari meriam howitzer 155 mm. Meriam itu sudah dipasok terlebih dulu oleh AS dan sekutunya ke Ukraina. 

Perkiraan terakhir Pentagon 20 tahun lalu mengungkap, peluru artileri itu memiliki tingkat kegagalan 6 persen. Artinya empat dari total 72 subbom di dalam amunisi tandan berpotensi tidak meledak dan tersebar di area seluas sekitar 22.500 meter persegi.

"Kami mengetahui laporan yang menunjukkan DPICM 155 mm tertentu memiliki tingkat kegagalan lebih tinggi," kata seorang pejabat Pentagon, dikutip dari Sputnik.

Namun hasil pengujian terbaru pada DPICM pada 2020 mengungkap, tingkat kegagalan tidak lebih dari 2,35 persen, main melebihi batas yakni 1 persen. 

Juru Bicara Pentagon Patrick Ryder mengatakan, bom klaster dengan tingkat kegagalan 2,35 persen atau lebih rendah bisa saja dikirim ke Ukraina.

Para ahli memperingatkan pengiriman bom klaster ke Ukraina akan meningkatkan ancaman bagi warga sipil yang terjebak di zona pertempuran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur

57 tahun lalu

Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal