AS Gebuk China Lagi dengan Tarif 245%, Perang Dagang Makin Sengit

Anton Suhartono
Donald Trump kembali menaikkan tarif masuk produk China menjadi 245 persen (Foto: AP)

Kemudian China menghentikan ekspor enam logam tanah kategori berat yang langka serta magnet tanah langka. Ini berarti memutus pasokan komponen penting bagi produsen mobil, produsen kedirgantaraan, perusahaan semikonduktor, dan kontraktor militer seluruh dunia.

Terkait pembalasan China itu, Gedung Putih juga meluncurkan penyelidikan keamanan nasional terhadap impor sumber daya vital.

Pernyataan Gedung Putin tidak menjelaskan produk-produk China apa saja yang dikenakan tarif hingga 245 persen.

China pada Jumat pekan lalu menaikkan tarif impor barang AS menjadi 125 persen. Keputusan itu sebagai pembalasan setelah Trump menaikkan tarif atas barang-barang impor China menjadi 145 persen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 menit lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
1 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Internasional
1 jam lalu

Nekat Terobos Selat Hormuz, 2 Kapal Kargo AS Terdampar di Bebatuan

Internasional
3 jam lalu

Iran-AS Saling Serang di Selat Hormuz, Menhan Hegseth: Gencatan Senjata Belum Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal