AS Ingatkan Palestina untuk Tidak ‘Bernyanyi’ di PBB soal Rencana Perdamaian Trump

Anton Suhartono
Kelly Craft (Foto: AFP)

Namun Palestina masih punya kemungkinan menyampaikan draft itu ke 193 negara anggota Majelis Umum PBB, di mana pemungutan suara akan digelar secara terbuka untuk memutuskan menerima atau menolak resolusi Palestina soal rencana perdamaian versi pemerintahan Trump.

Craft mengatakan siap mengantisipasi upaya Palestina itu. Dia menyarankan agar Palestina tak mengungkapkan ketidaksenangan ke PBB, namun membawanya ke jalur negosiasi.

“Menyampaikan ketidaksenangan itu kepada PBB tidak berguna apa-apa selain mengulangi pola yang gagal selama 7 dekade terakhir. Mari kita hindari perangkap itu, alih-alih mengambil kesempatan untuk perdamaian," katanya, dikutip dari Reuters, Sabtu (1/2/2020).

Menurut Craft, AS siap memfasilitasi pembicaraan dan dia senang memainkan peran apa pun yang bisa berkontribusi pada rencana perdamaian Israel-Palestina sabagaimana diusulkan Trump.

Namun upaya Craft itu tampaknya akan sia-sia karena Dubes Mansour menegaskan, tidak akan ada seorang pun pejabat Palestina yang akan bertemu dengan para pejabat AS, setelah pengumuman Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

17 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

18 jam lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

18 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal