AS Jatuhkan Sanksi ke Rusia Terkait Serangan Racun Novichok

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP)

Sanksi baru akan berlaku sekitar 22 Agustus, dan berkaitan dengan ekspor elektronik dan produk berteknologi.

Kemlu menyatakan sanksi yang lebih keras akan menyusul dalam 90 hari jika Rusia gagal memberikan jaminan mereka tidak akan menggunakan senjata kimia lagi dan memungkinkan adanya pemeriksaan oleh PBB.

Seorang pejabat mengatakan ini merupakan ketiga kalinya AS menjatuhkan sanski kepada negara yang menggunakan senjata kimia atau biologi terhadap warga negaranya sendiri.

Pada Maret, AS mengusir 60 diplomat dan menutup konsulat jenderal Rusia di Seattle. Sebagai balasan, Rusia juga mendepak 60 diplomat AS.

Novichok merupakan zat beracun pelumpuh saraf kelas militer yang dikembangkan oleh Uni Soviet selama Perang Dingin.

Rusia membantah keras terlibat dalam serangan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

1 hari lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

22 jam lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

1 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal