AS Kerahkan Pasukan Luar Angkasa ke Semenanjung Arab, Ada Apa?

Anton Suhartono
Amerika Serikat membuat pangkalan Angkatan Luar Angkasa di Qatar (Foto: AP)

Saat ini, AS menghadapi ancaman baru di wilayah tersebut terkait program rudal Iran serta upaya untuk mengganggu, meretas, dan membutakan satelit.

Dalam upacara pelantikan pada awal bulan ini di Al Udeid, 20 prajurit Angkatan Udara AS resmi dinyatakan masuk ke Angkatan Luar Angkasa. Dalam waktu tak lama, beberapa prajurit lain akan bergabung dengan unit operator luar angkasa yang bertugas menjalankan satelit, melacak manuver musuh, serta berupaya menghindari konflik di luar angkasa.

“Misi ini bukan hal baru dan orang-orangnya juga belum tentu baru,” kata Benson, merujuk bahwa jajarannya sudah berpengalaman bertugas di Timur Tengah.

Ancaman dari pesaing global meningkat sejak Perang Teluk pada 1991, saat itu militer AS pertama kali mengandalkan koordinat GPS sebagai informasi untuk memberi tahu posisi pasukan di gurun.

Sementara itu Benson menolak menyebut negara-negara agresif yang akan dipantau oleh para personelnya. Namun keputusan untuk mengerahkan personel Angkatan Luar Angkasa di Al Udeid dibuat berdasarkan perkembangan ketegangan selama beberapa bulan terakhir antara AS dan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal