AS Kerahkan Pasukan Luar Angkasa ke Semenanjung Arab, Ada Apa?

Anton Suhartono
Amerika Serikat membuat pangkalan Angkatan Luar Angkasa di Qatar (Foto: AP)

Saat ini, AS menghadapi ancaman baru di wilayah tersebut terkait program rudal Iran serta upaya untuk mengganggu, meretas, dan membutakan satelit.

Dalam upacara pelantikan pada awal bulan ini di Al Udeid, 20 prajurit Angkatan Udara AS resmi dinyatakan masuk ke Angkatan Luar Angkasa. Dalam waktu tak lama, beberapa prajurit lain akan bergabung dengan unit operator luar angkasa yang bertugas menjalankan satelit, melacak manuver musuh, serta berupaya menghindari konflik di luar angkasa.

“Misi ini bukan hal baru dan orang-orangnya juga belum tentu baru,” kata Benson, merujuk bahwa jajarannya sudah berpengalaman bertugas di Timur Tengah.

Ancaman dari pesaing global meningkat sejak Perang Teluk pada 1991, saat itu militer AS pertama kali mengandalkan koordinat GPS sebagai informasi untuk memberi tahu posisi pasukan di gurun.

Sementara itu Benson menolak menyebut negara-negara agresif yang akan dipantau oleh para personelnya. Namun keputusan untuk mengerahkan personel Angkatan Luar Angkasa di Al Udeid dibuat berdasarkan perkembangan ketegangan selama beberapa bulan terakhir antara AS dan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

AS Disebut Nyaris Kehabisan Rudal untuk Perang Melawan Iran, Ini Komentar Trump

19 jam lalu

Trump: Iran Tak Akan Bisa Lagi Bikin Senjata Nuklir

19 jam lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

20 jam lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal