AS Kerahkan Pasukan Luar Angkasa ke Semenanjung Arab, Ada Apa?

Anton Suhartono
Amerika Serikat membuat pangkalan Angkatan Luar Angkasa di Qatar (Foto: AP)

Pada musim semi ini, Garda Revolusi Iran meluncurkan satelit militer pertamanya ke luar angkasa. Para ahli yakin pengiriman satelit itu merupakan program militer luar angkasa militer yang rahasia.

Sementara itu Pemerintahan Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi baru terhadap badan antariksa Iran dengan alasan negara itu tengah mengembangkan rudal balistik di bawah kedok program sipil mengirim satelit ke orbit.

Selain Iran, negara lain seperti Rusia dan China juga menjadi ancaman di luar angkasa. Rusia dan China mengalami kemajuan pesat dan menjadi ancaman nyata.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper memperingatkan Rusia dan China sedang mengembangkan senjata yang dapat melumpuhkan satelit AS serta berpotensi menyebarkan puing-puing berbahaya di luar angkasa yang dampaknya bisa berpengaruh melumpuhkan sinyal ponsel serta informasi cuaca. Ancaman lain bisa berdampak pada pengoperasian drone, jet tempur, kapal induk, bahkan pemantau senjata nuklir.

“Militer sangat bergantung pada komunikasi satelit, navigasi, dan peringatan rudal global,” kata Ryan Vickers, seorang personel Angkatan Luar Angkasa AS di Al Udeid.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal