AS Kutuk Deportasi Paksa Warga Ukraina ke Rusia

Umaya Khusniah
Pemerintah AS menuduh Rusia melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi paksa warga Ukraina. (Foto: Reuters)

Blinken mengatakan sekitar 900.000 hingga 1,6 juta warga Ukraina termasuk 260.000 anak-anak, telah diinterogasi, ditahan, dan dideportasi ke Rusia. Beberapa juga dikirim ke timur jauh negara itu.

"Semakin banyak bukti Rusia menahan, menyiksa, atau menghilangkan ribuan warga sipil Ukraina yang dianggap sebagai ancaman karena potensi ikatan mereka dengan tentara, media, pemerintah, atau kelompok masyarakat sipil Ukraina. Beberapa orang Ukraina, menurut laporan, telah dieksekusi mati," kata Blinken.

Atas kejahatan-kejahatan ini, Blinken menegaskan, Presiden Putin dan pemerintahannya tidak akan bisa terlibat dalam pelanggaran sistematis ini tanpa mendapat hukuman. 

"Akuntabilitas sangat penting. Amerika Serikat dan mitra kami tidak akan tinggal diam. Ukraina dan warganya berhak mendapatkan keadilan," katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal