WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengecam Korea Utara (Korut) atas penembakan rudal balistik antarbenua (ICBM). Wakil Presiden AS, Kamala Harris mengatakan, peluncuran rudal itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap berbagai resolusi PBB dan mengacaukan keamanan di kawasan itu.
Sebelumnya, pejabat Jepang mengatakan, rudal itu mendarat hanya 200 km (130 mil) dari Jepang. Rudal ICBM itu memiliki jangkauan yang cukup untuk mencapai daratan AS.
"Kami sangat mengutuk tindakan ini dan kami sekali lagi menyerukan kepada Korut untuk menghentikan tindakan yang melanggar hukum dan membuat ketidakstabilan lebih lanjut," kata Harris selama pertemuan darurat di KTT APEC.
Pertemuan darurat itu diadakan untuk membahas penembakan ICBM Korut.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS juga mengatakan hal serupa. Pintu diplomasi masih terbuka dan Korut dimnta menghentikan semua tindakan yang memicu ketidakstabilan kawasan.
"Pintu diplomasi belum tertutup, tetapi Pyongyang harus segera menghentikan tindakan destabilisasi dan memilih keterlibatan diplomatik," tambah juru bicara itu dalam sebuah pernyataan.