AS Lagi-Lagi Veto Resolusi DK PBB soal Gencatan Senjata di Gaza, Alasannya Tak Masuk Akal

Ahmad Islamy Jamil
Suasana pemungutan suara atas resolusi DK PBB soal gencatan senjata, Oktober lalu. (Foto: Reuters)

Amerika Serikat dan Israel menentang gencatan senjata, dengan dalih hal itu akan menguntungkan Hamas. Sementara zionis telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas, sebagai tanggapan atas serangan maut yang dilakukan kelompok pejuang Palestina itu di lintas perbatasan Israel pada 7 Oktober lalu.

Namun, alasan yang dikemukakan AS kali ini sungguh kontradiktif. Sebab,  Washington DC malah mendukung “jeda sementara” seperti penghentian pertempuran selama tujuh hari, beberapa waktu lalu, yang membuat Hamas membebaskan beberapa tawanan Israel dan asing. Jeda perang itu gagal diperpanjang pada 1 Desember.

Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, mengatakan kepada dewan bahwa keputusan AS memveto resolusi itu akan membuat jutaan nyawa orang Palestina berada dalam bahaya.

Ezzat El-Reshiq, anggota biro politik Hamas, juga mengecam veto AS itu sebagai tindakan yang tidak manusiawi.

Sementara Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan mengatakan, gencatan senjata permanen hanya mungkin terjadi jika semua tawanan kembali dan Hamas sudah dihancurkan.

Teheran juga mengutuk keputusan Amerika Serikat kali ini. “Sekali lagi Pemerintah AS telah menunjukkan bahwa mereka adalah aktor utama dalam pembunuhan warga sipil Palestina, khususnya perempuan dan anak-anak, dan penghancuran infrastruktur vital Gaza,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani.

Gedung Putih pada Jumat menyatakan, Israel dapat melakukan lebih banyak upaya untuk mengurangi korban sipil. Amerika pun mengklaim juga mempunyai keprihatinan yang sama dengan komunitas internasional mengenai situasi kemanusiaan di Gaza.

“Kami tentu menyadari bahwa masih banyak yang bisa dilakukan untuk mencoba mengurangi korban sipil,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, kepada wartawan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Keok di Medan Perang, Drone Tempur MQ-9 Reaper AS Jadi Bulan-bulanan Iran 

Internasional
8 jam lalu

Serangan Iran Makin Ganas, Kantor Netanyahu Nyaris Dihantam Rudal

Internasional
23 jam lalu

Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya

Internasional
11 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal