AS Mulai Tarik Diplomat dari Timur Tengah, Khawatir Serangan Iran

Anton Suhartono
Pemerintah Amerika Serikat mulai menarik diplomat serta anggota keluarga mereka dari sejumlah negara di Timur Tengah (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai menarik diplomat serta anggota keluarga mereka dari sejumlah negara di Timur Tengah, di tengah meningkatnya ancaman serangan yang dikaitkan dengan Iran dan kelompok Houthi Yaman. Langkah pengamanan ini dilakukan saat intelijen AS memperingatkan potensi serangan mematikan terhadap personel militer maupun warga Amerika di luar negeri.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS pada 21 Oktober memerintahkan pegawai pemerintah non-darurat beserta anggota keluarga mereka untuk meninggalkan kantor misi diplomatik di Arab Saudi. Washington juga berencana menarik anggota keluarga dari sejumlah misi diplomatik lainnya di kawasan Timur Tengah.

Direktur Intelijen Nasional AS Jay Clayton mengungkap peningkatan upaya Iran untuk menargetkan personel AS. Dalam memo kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio tertanggal 23 Oktober, Clayton menyebut ancaman terhadap warga AS telah mencapai tahap lanjut.

“Secara khusus, melalui berbagai saluran, kami telah mendapat informasi intelijen bahwa Iran telah secara substansial meningkatkan upaya untuk menargetkan personel AS,” tulis Clayton dalam memo tersebut, seperti dikutip Reuters, Senin (26/10/2026).

“Upaya serangan mematikan oleh Iran terhadap warga AS telah mencapai tahap lanjut, baik di Timur Tengah maupun beberapa negara lain,” lanjutnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Trump Ultimatum Iran: Teken Kesepakatan atau Hancur Lebur!

16 jam lalu

Trump Klaim Lalu Lintas Selat Hormuz Meningkat Dibandingkan Sebelum Perang

16 jam lalu

Houthi Ancam Serang Bandara Riyadh Saudi Lagi, Peringatkan Maskapai dan Penumpang

17 jam lalu

Rudal Houthi Incar Makkah dan Madinah Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal