WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) tak memberi toleransi kepada Iran terkait program nuklir. Iran tak akan dibiarkan memproduksi uranium yang diperkaya secara mandiri untuk program nuklir sipilnya.
Isu nuklir menjadi batu ganjalan perundingan damai kedua negara, bahkan menjadi penyebab serangan militer terbaru AS-Israel terhadap Iran.
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio
menegaskan, Iran tidak perlu memperkaya uranium untuk program nuklir damai, melainkan bisa mengimpornya.
"Jika yang diinginkan Iran adalah program nuklir sipil, untuk pembangkit listrik dan hal-hal semacam itu, ada banyak negara yang memilikinya," kata Rubio, dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).
Iran, lanjut Rubio, tidak perlu memperkaya uranium sendiri, namun mengimpor material yang telah diperkaya.