AS Ngotot Iran Tak Boleh Produksi Uranium: Impor Saja!

Anton Suhartono
Amerika Serikat tak memberi toleransi kepada Iran terkait program nuklir (Foto: Maxar via AP)

Dia lalu curiga Iran memperkaya uranium untuk program senjata nuklir. 

"Iran bertindak seolah-olah menginginkan program nuklir militer, yang menurut Washington tidak bisa diterima," ujarnya.

Dia melanjutkan, nasib material nuklir Iran yang telah diperkaya harus diselesaikan melalui negosiasi, karena operasi militer telah berakhir. Serangan AS diyakini telah menghancurkan terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran. 

Nasib uranium yang diperkaya pun menjadi tak jelas, terkubur di reruntuhan jauh di bawah tanah.

"Operasi (Epiuc Fury) telah selesai. Kita sudah menyelesaikan tahap itu," ujarnya.

Dia menambahkan Presiden AS Donald Trump telah menjelaskan bagian dari proses negosiasi tidak hanya mencakup progran pengayaan uranium ke depannya, tapi material yang terkubur jauh di bawah tanah.

"Hal itu harus dibahas, dan sedang dibahas dalam negosiasi," kata Rubio.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Jenazah Ali Khamenei Tiba di Kota Mashhad, Segera Dimakamkan

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal