AS Ngotot Iran Tak Boleh Produksi Uranium: Impor Saja!

Anton Suhartono
Amerika Serikat tak memberi toleransi kepada Iran terkait program nuklir (Foto: Maxar via AP)

Dia lalu curiga Iran memperkaya uranium untuk program senjata nuklir. 

"Iran bertindak seolah-olah menginginkan program nuklir militer, yang menurut Washington tidak bisa diterima," ujarnya.

Dia melanjutkan, nasib material nuklir Iran yang telah diperkaya harus diselesaikan melalui negosiasi, karena operasi militer telah berakhir. Serangan AS diyakini telah menghancurkan terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran. 

Nasib uranium yang diperkaya pun menjadi tak jelas, terkubur di reruntuhan jauh di bawah tanah.

"Operasi (Epiuc Fury) telah selesai. Kita sudah menyelesaikan tahap itu," ujarnya.

Dia menambahkan Presiden AS Donald Trump telah menjelaskan bagian dari proses negosiasi tidak hanya mencakup progran pengayaan uranium ke depannya, tapi material yang terkubur jauh di bawah tanah.

"Hal itu harus dibahas, dan sedang dibahas dalam negosiasi," kata Rubio.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Internasional
2 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
3 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
4 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal